37 Pegawai KPK Mundur, Ini Kata Politikus Partai Nasdem

  • Whatsapp

Jakarta, ArahKata – Wakil Ketua Komisi III DPR dari Fraksi Partai NasDem Ahmad Sahroni ikut bersuara mengenai mundurnya 37 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sejak awal 2020, termasuk Juru Bicara (Jubir)
KPK Febri Diansyah. Meskipun cukup mengejutkan publik, mundurnya pegawai KPK atau lembaga negara yang lain merupkan hal yang lumrah terjadi.

“Maju mundurnya karyawan di sebuah lembaga sebenarnya ya biasa-biasa saja. Kalau memang ada beberapa orang di sebuah lembaga merasa tidak cocok lagi bekerja di situ ya sah-sah saja mundur,” kata Sahroni saat dihubungi wartawan di Jakarta, Sabtu (26/9/2020).

Namun, Sahroni meminta agar isu mundurnya sejumlah pegawai KPK ini jangan dibuat berlarut-larut, karena dikhawatirkan akan mendiskriditkan nama lembaga antirasuah tersebut. Padahal, dirinya dan publik pun tidak tahu alasan sejumlah pegawai itu mengundurkan diri.

“Karenanya, jangan sampai aksi mundur ini dibuat dan digoreng sedemikian rupa sehingga mendiskriditkan lembaga KPK. Jangan sampai juga aksi ini membuat persepsi publik jadi jelek terhadap KPK, padahal kita juga tidak tahu apa sebenarnya yang terjadi di internal KPK,” tandasnya.

Selain itu, legislator asal Tanjung Priok, Jakarta Utara ini juga mempersilakan Febri dan jajaran KPK yang baru mengundurkan diri ini untuk menyampaikan kritik dan sarannya terhadap KPK jika memang ada hal-hal yang ingin disampaikan. Karena, dia pun penasaran perihal alasan Febri dan kawan-kawan mundur dari KPK.

“Ya untuk Febri dan karyawan KPK lainnya, kalau emang ada uneg-uneg soal institusinya silakan disampaikan, karena kita juga pingin tahu apa sebabnya. Jangan bikin saya dan publik menebak-nebak,” ucap Bendahara Umum Partai NasDem ini. (SR)

Pos terkait