Dibalik Akun Twitter dengan Avatar Idol K-Pop

  • Whatsapp

ArahKata – Taukah anda mengenai K-Pop? Atau penyanyi asal Korea Selatan? Kini K-Pop semakin tumbuh subur di Indonesia yang khususnya aktif di Twitter. Sejak tahun 2018 Twitter kembali menempati jajaran sosial media yang banyak digunakan masyarakat Indonesia berimbas kepada banyaknya pemilik akun Twitter baru.

Penggemar idola Korea Selatan atau dikenal dengan sebutan K-Popers merupakan orang-orang yang menyukai artis yang berasal dari Korea Selatan, seperti boygroup, girlgroup, band, solo, aktor dan aktris, maupun komedian. Banyak penggemar K-Pop yang menggunakan Twitter untuk mendapatkan informasi terbaru idola K-Pop yang digemari. Banyaknya pemilik akun Twitter penggemar K-Pop ini salah satunya dikarenakan update informasi yang cenderung lebih cepat dibanding sosial media lainnya.

Bacaan Lainnya

Pengguna akun Twitter lainnya berpendapat bahwa akun Twitter beravatar idol K-Pop sering memicu ‘war’ atau selisih paham. Akun Twitter beravatar K-Pop terkesan menutup diri dan tidak ingin menjalin pertemanan dengan akun Twitter biasa. Akun Twitter yang beravatar idola K-Pop dianggap terlalu fanatik atau terlalu men-dewa-kan para idol yang disukai sehingga pengguna Twitter lainnya merasa tidak suka. Ketika terjadi selisih pendapat mengenai idola K-Pop, penggemar K-Pop akan membela idola mereka hingga pengguna Twitter lainnya terpojok dan tidak bisa berpendapat.

K-Popers pemilik akun Twitter merasa diremehkan ketika berpendapat oleh pengguna Twitter lain yang tidak menyukai K-Pop. Mayoritas pengguna Twitter menganggap bahwa pendapat yang dikemukakan oleh akun Twitter dengan avatar idol K-Pop tidak dapat dipercaya kebenarannya. Pemberian label ‘buruk’ pada K-Popers oleh masyarakat awam menyebabkan ketidakpercayaan kepada K-Popers.

Menurut para K-Popers pemilik akun Twitter dengan ava K-Pop, penggunaan ava K-Pop ini menjadi satu solusi K-Popers untuk menghindari penyalahgunaan foto atau cybercrime. Rasa tidak aman untuk menggunakan foto pribadi sebagai avatar akun Twitter dan adanya rasa bangga terhadap idola yang digemari menjadi penyebab penggunaan foto idol K-Pop sebagai avatar akun Twitter. Dari segi mental, ada beberapa pemilik akun yang memilih menggunakan foto idola K-Pop sebagai avatar akun Twitter karena rasa tidak percaya diri dan rasa trauma akibat bullying yang terjadi di kehidupan nyata.

Pemilik akun Twitter dengan avatar K-Pop merasa bahwa apa yang mereka lakukan adalah hal yang personal. Dari beberapa narasumber, mereka merasa penggunaan foto idola K-Pop merupakan hal yang biasa layaknya akun lain yang menggunakan foto-foto public figure lainnya sesuai kesukaan orang. Ketidaksukaan pengguna Twitter lainnya kepada akun beravatar K-Pop berdasar pada perbedaan selera, namun berimbas pada mindset bahwa pendapat yang dikemukakan akun ava K-Pop tidak berdasar. Dibalik segala underestimated pada akun ava K-Pop terdapat orang yang dikehidupan nyata mempunyai prestasi pada bidang masing-masing.

Banyak pemilik akun Twitter dengan avatar idola K-Pop memiliki kehidupan normal seperti orang lain, ada yang bersekolah, bekerja, bahkan berkeluarga. Terdapat pemilik akun beravatar idol K-Pop memiliki kehidupan yang dapat dikatakan telah mencapai ‘life goals’ bagi seorang K-Popers. Akun Twitter @ustadchen contohnya, ia berhasil menyelesaikan pendidikan Sarjana (S1) di Korea University (Universitas Korea) jurusan Media and Communication pada tahun 2019.

Dikutip dari laman Korea University (korea.ac.kr) Quacquarelli Symonds (QS), lembaga pemeringkat universitas terkenal di dunia di Inggris, menempatkan Korea University sebagai universitas terbaik ke-83 di dunia pada tahun 2020. Peringkat ini dicapai dalam persaingan dengan universitas-universitas Eropa dengan ratusan tahun sejarah dan universitas-universitas Amerika dengan anggaran jutaan dolar.

Hingga saat ini pemilik akun Twitter @ustadchen tinggal menetap dan bekerja sebagai videographer di Korea Selatan. Kabar terbaru @ustadchen telah menjadi Tony Moly Global Ambassador 2019. Pencapaian @ustadchen dinilai telah mencapai level ‘life goals’ oleh K-Popers.

Dari salah satu contoh tersebut dapat disimpulkan bahwa akun Twitter dengan avatar idola K-Pop tidak dapat dipandang sebelah mata. Dibalik akun Twitter dengan avatar idola K-Pop ternyata terdapat orang-orang dengan pencapaian hidup yang tidak dapat diremehkan, baik dari segi pendidikan maupun lainnya.

Penulis: Wahyu Lucky Pramesthi

Pos terkait