Facebook Hapus 3,2 Miliar Akun Palsu

  • Whatsapp
Facebook
Facebook

Jakarta, ArahKata – Facebook menghapus 3,2 miliar akun palsu sejak April hingga September tahun ini, bersama dengan jutaan unggahan atau postingan yang menggambarkan pelecehan anak dan bunuh diri. Laporan itu dirilis Facebook pada Rabu (13/11).

Dilansir AsiaOne dari Reuters, angka tersebut dua kali lipat lebih banyak diturunkan selama periode yang sama tahun lalu. Tahun lalu, Facebook mencatat 1,55 miliar akun dihapus.

Jejaring sosial terbesar di dunia itu juga mengungkapkan untuk pertama kalinya menghapus banyak unggahan dari aplikasi di bawah perusahaan Facebook, yakni Instagram, yang telah diidentifikasi para peneliti sebagai tempat penyebaran berita palsu.

Dalam identifikasi itu, ternyata deteksi pro aktif terhadap konten yang melanggar lebih rendah di Instagram daripada di aplikasi Facebook. Sebagai contoh, perusahaan itu mengaku telah mendeteksi konten yang berafiliasi dengan organisasi teroris sebanyak 98,5 persen di Facebook dan 92,2 persen di Instagram.

Adapun rincian konten yang dihapus di antaranya 11,6 juta lebih konten pornografi anak dan eksploitasi seksual anak-anak di Facebook dan 754 ribu konten serupa di Instagram selama kuartal ketiga.

Penegak hukum khawatir bahwa rencana Facebook untuk memberikan privasi yang lebih besar kepada pengguna dengan mengenkripsi layanan pesan perusahaan akan menghambat upaya untuk memerangi kekerasan terhadap anak.

Namun akhirnya pada bulan lalu, Direktur FBI Christopher Wray mengatakan platform tersebut berubah menjadi lebih tegas kepada predator anak.

Facebook juga menambahkan data tentang konten yang melukai diri sendiri untuk pertama kalinya dalam laporan.

Dikatakan perusahaan milik Mark Zuckerberg itu menghapus sekitar 2,5 juta pos pada kuartal ketiga terkait bunuh diri atau melukai diri sendiri. Perusahaan juga menghapus sekitar 4,4 juta unggaham yang melibatkan penjualan obat selama kuartal tersebut.

Pos terkait