Hebat! Sudah Didalam Penjara, Dua Napi di Rajabasa Masih Bisa Tipu Warga Lampung Barat

  • Whatsapp

Liwa, ArahKata – Dua narapidana Lembaga Permasyarakatan (LP) Rajabasa Bandar Lampung terlibat kasus penipuan. Kedua napi menipu korbanya atas nama Denti Rosita warga Liwa, Lampung Barat.

Kedua napi yang diduga melakukan penipuan itu adalah Ajely Yansyah alias Riansyah warga Pekon Sukabumi, Kecamatan Karyapenggawa, Kabupaten Pesisir Barat dan Wadhi warga Pekon Bahway, Kecamatan Balikbukit, Lampung Barat.

Keterlibatan keduanya diketahui dari hasil penyelidikan tim Opsnal Tekab 308 Polres Lampung Barat Jumat (15/11/2019), yang dipimpin oleh Kanit Jatanras Ipda Jamalion setelah mendapat laporan dari korban atas nama Denti Rosita.

“Kedua tersangka ternyata berstatus sebagai narapidana LP Rajabasa Kelas 1 Bandar Lampung,” kata Kasat Reskrim Polres Lampung Barat AKP Made Silpa Yudiawan mendampingi Kapolres Lampung Barat AKBP Rachmat Tri Hariyadi, Sabtu, 16 November 2019.

Made menambahkan, tim Opsnal mendatangi LP Rajabasa Jumat, 15 November 2019 untuk keperluan ungkap kasus. Petugas melakukan interogasi dan memintai keterangan kedua tersangka serta menyita barang bukti berupa HP dari kedua tersangka untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.

Ia menambahkan, tersangka Anjely merupakan terpidana pembunuhan yang saat ini masih menjalani sisa pidana 9 tahun, 9 bulan, 22 hari lagi. Sedangkan Wadhi adalah narapidana kasus pencurian ternak dengan sisa pidana masih 4 tahun 7 bulan 16 hari.

Kedua pelaku tersebut akan diproses dan diamankan setelah selesai menjalani masa hukumanya nanti. Untuk sementara kedua tersangka masih tetap berada di LP untuk menjalani sisa hukumanya sampai selesai.

“Kalau masa hukumanya sudah selesai nanti akan langsung kami jemput untuk dilakukan penyidikan terhadap kasus penipuan ini,” kata Made.

Menurutnya, dalam laporanya korban mengaku telah ditipu oleh kedua pelaku yang mengaku sebagai anggota kepolisian melalui facebook yang kemudian berlanjut melalui whatsapp.

Kedua pelaku melalui pesan WA itu meminta uang Rp2 juta dengan alasan untuk keperluan berobat. Lalu karena merasa teman akhirnya korban mengirimnya sesuai permintaanya ke rekening atas nama Wahyu Budiantara.

Setelah itu pelaku kembali meminta uang kepada korban Rp20 juta melalui rekening atas nama Riyatni dengan alasan untuk mengurus kepindahan tugas ke Polres Lampung Barat. Setelah uang dikirim, pelaku kembali meminta uang lagi dengan alasan masih kurang dan setelah pindah di Polres Lambar pelaku Ajely berjanji akan menikahi korban.

“Karena merasa ditipu korban akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polres Lampung Barat. Setelah penyelidikan ternyata para pelaku sedang menjalani hukuman di Lapas kelas 1 Bandar Lampung,” katanya.

Dalam kasus itu, petugas juga mengamankan barang bukti berupa satu buah HP merek Vivo milik Ajely Yansyah. Kemudian 1 buah HP merek Xiaomi 5A dan 1 buah HP merek Samsung milik Wadhi. Barang bukti itu diamankan petugas Polres Lambar untuk penyidikan lebih lanjut.

Pos terkait