Kemenhub Ingatkan Masyarakat Untuk Antisipasi Cuaca Ekstrem di Liburan Natura

  • Whatsapp

Jakarta, ArahKata – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperingatkan agar masyarakat yang akan melakukan perjalanan libur Natal dan Tahun Baru (Natura ) mengantisipasi cuaca ekstrem. Selain itu, masyarakat diminta menggunakan moda transportasi yang aman untuk menghindari kecelakaan lalu lintas.

Imbauan tersebut disampaikan mengingat akhir-akhir ini cuaca sudah mulai memasuki musim hujan. Hal ini menjadi perhatian karena pergerakan masyarakat selama liburan Natal dan Tahun Baru diperkirakan cukup signifikan, yakni 16,4 juta orang.

“Kami terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian agar masyarakat memilih transportasi yang aman. Selain itu,masyarakat hendaknya tidak melalukan perjalanan jauh menggunakan sepeda motor karena rentan kecelakaan,” ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Jakarta kemarin.

Kemenhub sebelumnya memperkirakan musim perjalanan liburan akhir tahun akan mencapai puncaknya pada 20-24 Desember 2019. Adapun puncak arus balik pada 29-31 Desember 2019.

Guna kelancaran dan kenyamanan saat musim liburan Natal dan Tahun Baru, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga meminta agar semua stakeholders menyiapkan semua hal menjelang musim liburan.

Dan soal pasokan bahan pangan, Presiden juga meminta agar masalah transportasi menjadi perhatian, termasuk pasokan bahan bakar minyak (BBM). Kemudian, memerintahkan jajarannya untuk memberikan rasa aman di tengah-tengah masyarakat. Dia meminta TNI, Polri, dan BIN bersinergi melakukan tindakan pencegahan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan.

“Kita juga harus terus memperkuat nilai-nilai toleransi, kerukunan, nilai-nilai persaudaraan di antara sesama anak bangsa sehingga menjelang Natal dan Tahun Baru kenyamanan, rasa aman masyarakat bisa kita hadirkan,” ungkapnya.

Terkait imbauan keselamatan transportasi, Kemenhub mengaku telah melakukan berbagai persiapan, dari uji petik prasarana transportasi, pengecekan personel yang akan bertugas, hingga antisipasi cuaca buruk di pelabuhan penyeberangan. (SR)

Pos terkait