Mas Kelana: Pertanda Saatnya Sidoarjo Berubah

  • Whatsapp

Sidoarjo, Akuratnews.com – Kepemimpinan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo ke depan saatnya berubah. Alasannya, selama puluhan tahun, daerah ini tak mengalami perkembangan yang signifikan, alias stagnan. Masih jauh tertinggal, dibanding Surabaya.

Selain itu, sejumlah oknum pejabat Pemkab Sidoarjo tertangkap basah lembaga antirasuah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kini, mereka diadili di Pengadilan Tipikor Surabaya.

Bacaan Lainnya

Bila dilihat dari fakta persidangan, apabila KPK benar-benar ‘membersihkan’ Sidoarjo, tak menutup kemungkinan jumlah oknum pejabat yang terjerat kasus serupa akan bertambah.

Tak heran, bila kemudian sebagian besar masyarakat Sidoarjo meneriakkan perubahan. Teriakan ini mengisyaratkan, kepercayaan mereka terhadap pemegang kekuasaan daerah puluhan tahun itu telah pudar.

Nah, bagaimana bakal calon Bupati Sidoarjo 2021-2024 dari PDI-P dan PAN, H. Kelana Aprilianto, akrab disapa Mas Kelana ini menyikapi isyarat sebagian besar masyarakat tersebut? Akuratnews.com mengetengahkannya sekilas dalam tulisan seri ke-61 ini.

Mas Kelana mengungkapkan, Sidoarjo itu penyangga ibukota Provinsi Jawa Timur. Namun, kondisinya terlihat jauh berbeda dengan Surabaya.

“Sidoarjo berkembang lamban. Silpa per tahun membengkak sampai trilyunan rupiah. Tentu, sangat merugikan masyarakat,” ujarnya.

Akibatnya, lanjut Mas Kelana, kepercayaan masyarakat terhadap pemegang kekuasaan daerah puluhan tahun itu pun pudar dan mereka menghendaki perubahan kepemimpinan.

“Wajar, kepercayaan mereka pudar dan menginginkan perubahan. Ini pertanda saatnya Sidoarjo berubah,” tegasnya. (Bersambung)

Pos terkait