Najwa Shihab Kritik DPR, Pengamat : Wajar Masyarakat Tanyakan Kinerja wakilnya di Parlemen

  • Whatsapp

Jakarta, ArahKata – Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin menyatakan, suka tidak suka dan senang tidak senang, siapa pun harus menerima kritikan dari masyarakat, terlebih pejabat negara.

Hal ini merespons kritik yang disampaikan presenter Najwa Shihab kepada anggota DPR terkait penanganan virus corona. DPR menganggap, Najwa Shihab tampak menggenaralisir anggota DPR.

“Wajar jika masyarakat menanyakan kinerja wakilnya di parlemen. Mengkritik kinerjanya yang dianggap tak berpihak pada kepentingan publik,” ujar Ujang, Senin (4/5/2020).

Menurut Ujang, kritik harus diterima sebagai obat yang tak harud memandang latar belakang orangnya. Baginya, kritik sebagai vitami, sekaligus pil pahit untuk menyehatkan dan menguatkan imunitas para para wakil rakyat.

Lebih lanjut Ujang mengatakan, jika tak mau dikritik dan tak siap dikritik lebih baik tak usah menjadi pejabat. “Selama kritiknya konstruktif dan membangun ya harus diterima dengan lapang dada. Diterima dengan jiwa besar,” ungkapnya.

Sebaliknya, kata Ujang, yang tidak boleh itu memfitnah dan menjelek-jelakan secara personal. “Selama kritikannya untuk memperbaiki kinerja parlemen. Maka harus diterima dengan kerendahan hati,” ungkapnya. (SR)

Pos terkait