Pengamat : Koalisi Pilpres 2024 Bukan Hanya Soal Elektabilitas, Tapi Juga Soal Chemistry

  • Whatsapp

Jakarta, ArahKata – Sepekan kemarin terdapat peristiwa politik yang kemudian dihubungkan dengan kontestasi politik 2024. Di antaranya pertemuan antara Ketua DPR yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani dengan Ketua Umum Partai DemokratAgus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Kongres Luar Biasa Partai Gerindra yang mengundang Presiden Jokowi serta Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnopurti untuk memberikan sambutan dalam KLB tersebut.

Selain itu, ada peristiwa AHY mengunggah foto bersama Prabowo Subianto yang dipercaya kembali memimpin Partai Gerindra. Netizen pun mulai ‘menjodoh-jodohkan’ kans Prabowo-AHY di 2024. Di antara Prabowo-Puan atau Prabowo-AHY, duet mana yang lebih berpeluang menjadi kenyataan di Pilpres 2024?

“Prabowo-Puan atau Prabowo-AHY sama-sama ideal,” kata Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno saat dihubungi, Senin (10/8/2020).

Namun, menurut Adi, ada plus dan minusnya merujuk kans dua pasangan tersebut. Jika dengan Puan, plusnya Prabowo akan mendapat sokongan dari partai pemenang pemilu yakni PIDP. Minusnya, elektabilitas Puan masih rendah.

Sementara, jika berpasangan dengan AHY, Prabowo dapat suntikan elektabilitas dari sosok AHY. Namun, Demokrat hanya partai menengah yang dinilai memiliki daya tawar yang rendah.

“Tapi, koalisi Pilpres 2024 bukan hanya soal elektabilitas, tapi juga soal chemistry. Saat ini sangat terlihat Prabowo cukup intim dengan PDIP. Wajar jika publik mengaitkan Prabowo dengan Puan di 2024,” ujar analis politik asal UIN Jakarta ini. (SR)

Pos terkait