Pesta Seks Sesama Jenis di Grebek Polisi, 9 Orang di Jadikan Tersangka

  • Whatsapp

Jakarta, ArahKata – Subdit Jatanras Polda Metro Jaya menahan 9 (sembilan) tersangka kasus penggerebekan pesta gay di sebuah hotel Kuningan, Jakarta Selatan. Sabtu, (29/8/2020) lalu.

“Dari sembilan tersangka penyelenggara acara pesta gay yang digerebek Subdit Jatanras Polda Metro Jaya, satu tersangka yang ditahan positif HIV,” kata Yusri di Mapolda Metro Jaya, Selasa, (2/9).

Tersangka yang positif HIV saat ini masih mendekam di tahanan Polda Metro Jaya. Namun kemungkinan besar akan dipindahkan dalam waktu dekat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut dan tak mengganggu proses penyidikan.

“Mereka mengadakan kegiatan tersebut bertujuan untuk ajang kumpul dalam moment/suasana hari kemerdekaan, undangan para peserta disebar melalui Grub washap dengan diberi nama HOT SPACE”. Kata Yusri.

Yusri menuturkan bahwa dalam pesta tersebut, Panitia penyelenggara memberikan aturan kepada peserta yakni dilarang membawa senjata tajam, tidak boleh membawa narkoba, Peserta Wajib Membawa Handuk Pribadi dan Melaksanakan Pembersihan Diri (Mandi) dan peserta dilarang meninggalkan tempat dibawah pukul 03.00 wib.

Selain itu, panitia juga mewajibkan peserta wajib membayar tiket masuk Rp.150.000,- perorang atau Rp. 350.000 untuk datang bertiga.

Didalam ruangan acara para peserta harus membuka pakaian mereka, boleh telanjang bulat atau maksimal boleh memakai celana dalam.

Yusri mengatakan bawah komunitas HOT SPACE sudah berdiri sejak bulan Februari 2018 dan tergabung dalam grup Whatsapp dan instagram @hotspace.indonesia anggota komunitas yang terdapat dalam grup WA berjumlah kurang lebih 150an orang, sedangkan pada akun instagram memiliki follower sekitar 80 orang.

Ironisnya, pesta gay ini dilakukan di tengah kondisi pandemi Covid-19 yang sedang tinggi-tingginya di DKI Jakarta.

Pasal yang disangkakan kepada para tersangka dikenakan Pasal 296 KUHP dan atau Pasal 33 Jo Pasal 7 dan atau Pasal 36 Jo pasal 10 Undang Undang No. 44 Tahun 2008, Pasal 296 KUHP, Pasal 33 Jo pasal 7 Undang Undang No. 44 Tahun 2008, Pasal 36 Jo pasal 10 Undang Undang No. 44 Tahun 2008, diancam dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun. (Redaksi)

Pos terkait