oleh

Sudah Disegel, Kawali Bekasi Raya Tetap Akan Laporkan Dwi Sari Waterpak ke Polisi

Jakarta, ArahKata – Kawali Bekasi Raya mengapresiasi atas penyegelan proyek pembangunan Dwi Sari Waterpak yang dilakukan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Jabar dan Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi – Jawa Barat.

“Kami sangat mengapresiasi response cepat tanggap BBWS dan DLH Kabupaten Bekasi, Karawang dan provinsi Jabar dengan melakukan Tindakan segel/ pemberhentian total kegiatan Dwi Sari Waterpark yang diduga tidak berijin resmi ini,” kata Ketua Kawali Bekasi Raya, Yopi Oktavianto dalam keterangan tertulisnya yang diterima ArahKata.com, Selasa (28/1/2020).

Penyegelan ini dilakukan, tepat satu hari setelah Ketua Kawali Bekasi Raya , Yopi Oktavianto bersama TIM melakukan Observasi ke Turap ( sheet pile ) sungai Cibeet di area tempat wisata Dwi Sari Waterpark yang berlokasi di Kampung Ciranggon RT 01 RW01, Desa Cipayung, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Minggu 26 Januari 2020.

Walaupun sudah dilakukan penyegelan, sebagai tindak lanjut, ungkap Yopi, Kawali Bekasi Raya yang akan didampingi perwakilan Kawali Provinsi Jawa barat akan melakukan tindakan pelaporan ke Polres Bekasi dan pertemuan ke pihak-pihak terkait.

“Semua ini kami lakukan, agar kegiatan terkait dengan Lingkungan Hidup harus selaras dengan Undang-undang dan Peraturan Pemerintah, agar kedepannya tidak berdampak pada masyarakat dan lingkungannya,” jelasnya.

Yopi menambahkan undang-undangnya pun jelas dan tegas yang tertuang dalam UU No.38 Tahun 2011 BAB II ( Ruang Sungai ) Pasal 9 Huruf b ” Paling Sedikit Berjarak 15 Meter dari tepi kiri dan kanan palung sungai sepanjang alur sungai, dalam hal kedalaman sungai lebih dari 3 meter sampai dengan 20 meter.

“Dan ini sudah jelas ada dugaan kegiatan tersebut menyimpang dari Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 37 Tahun 2012 tentang Pengelolaan Daerah Aliran Sungai,” tandasnya. (SR)

Komentar

News Feed